Benih Unggul dan Pengawalan Ketat! BRMP Kepri Siap Amankan Produksi Jagung Bintan
Bintan – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kepulauan Riau terus memperkuat komitmennya dalam mendukung swasembada pangan melalui pendampingan penerapan standar budidaya jagung kepada Kelompok Tani (Poktan) Sumber Makmur di Gunung Lengkuas, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan (23/2).
Kegiatan yang dikemas dalam bentuk tanam bersama jagung pipilan ini menjadi simbol nyata kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat ketahanan pangan daerah. Acara tersebut dipandu oleh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Bintan Timur selaku pendamping Poktan Sumber Makmur.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala BRMP Kepri, Rudi Hartono, yang juga bertindak sebagai Penanggung Jawab Program Swasembada Pangan Provinsi Kepulauan Riau. Ia didampingi oleh Tim Swasembada Pangan Bintan. Turut hadir Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bintan, Ita Rosmeili beserta jajaran, serta unsur Kepolisian Republik Indonesia yang diwakili Kabag SDM Polres Bintan, Wakapolsek Bintan Timur beserta jajaran, hingga Bhabinkamtibmas Kelurahan Gunung Lengkuas.
Pendampingan ini merupakan bagian dari program berkelanjutan BRMP Kepri yang berkolaborasi dengan PPL dan DKPP Bintan untuk meningkatkan produktivitas jagung pipilan di wilayah Bintan. Sinergi dengan pihak kepolisian menjadi wujud nyata dukungan lintas sektor dalam menciptakan stabilitas dan keberhasilan program swasembada pangan.
Dalam keterangannya, Rudi Hartono menegaskan pentingnya penggunaan benih unggul bersertifikat yang sesuai dengan kondisi agroekosistem setempat. Menurutnya, kualitas benih menjadi faktor kunci dalam meningkatkan hasil produksi sekaligus meminimalkan risiko kegagalan panen.
“Kami akan terus mengupayakan pendampingan standar budidaya jagung secara intensif, terutama dalam menghadapi berbagai kendala di lapangan seperti serangan organisme pengganggu tanaman (OPT). Dengan penerapan teknologi dan standar budidaya yang tepat, produktivitas dapat ditingkatkan secara signifikan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa Tim Kerja Penerapan dan Diseminasi BRMP Kepri siap mendampingi petani dalam serangkaian upaya pengendalian OPT, mulai dari identifikasi dini, penerapan pengendalian terpadu, hingga evaluasi hasil budidaya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan Poktan Sumber Makmur dapat menjadi percontohan penerapan budidaya jagung modern di Bintan Timur, sekaligus memperkuat kontribusi daerah dalam mendukung swasembada pangan nasional.